NOAHS WISH — Indonesia dikenal sebagai salah satu negara dengan kekayaan keanekaragaman hayati terbesar di dunia, termasuk keberagaman spesies ular yang menakjubkan.
Untuk menghindari panik saat menemukan beberapa spesies ular di sekitar rumah, penting untuk mempelajari dasar-dasar tentang ular.
Salah satu hal yang perlu kita pahami adalah perbedaan yang ada antara ular berbisa dan tidak berbisa. Memahaminya akan membantu kita menentukan bagaimana kita harus menangani ular tersebut.
Perbedaan ular berbisa dan tidak berbisa
Berbagai jenis ular ada di sekitar kita, mulai dari yang sangat berbisa hingga yang tidak membahayakan manusia.
Ular weling, yang memiliki warna hitam dan putih yang mencolok, adalah salah satu contoh ular berbisa tinggi. Ada juga ular yang tidak berbisa, seperti Lycodon sidiki, yang memiliki pola warna serupa tetapi tidak beracun.
Beberapa spesies ular meniru warna ular berbisa untuk menghindari predator, fenomena yang disebut mimikri.
Untuk informasi lebih lanjut, berikut adalah beberapa hal yang membedakan ular berbisa dari ular tidak berbisa.
Bentuk kepala dan warna tubuh
Sebagaimana dilaporkan oleh Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) pada Jumat (21/3/2025), ular berbisa biasanya memiliki ciri seperti kepala berbentuk segitiga dan warna tubuh yang mencolok.
Namun, tidak semua ular berkepala segitiga berbisa. Ular pucuk, misalnya, tidak berbisa meskipun memiliki kepala berbentuk segitiga.
Pola mimikri ular sangat kompleks dan bervariasi antarspesies, seperti yang ditunjukkan oleh penelitian ini.
2. Sisik loreal
Amir Hamidy, seorang ahli herpetologi (ilmu yang mempelajari reptil dan amfibi), mengatakan bahwa salah satu cara untuk mengetahui apakah ular berbisa atau tidak adalah dengan melihat sisik loreal.
Ular berbisa tidak memiliki sisik loreal di antara hidung dan mata, tetapi ular tidak berbisa memilikinya.
3. Gigi taring
Selain itu, ular berbisa memiliki gigi taring berbisa, yang berfungsi untuk memasukkan racun ke dalam tubuh musuh atau mangsa.
Gigi taring ular berbisa biasanya lebih besar daripada gigi lainnya. Beberapa ular berbisa memiliki gigi taring yang bisa dilipat, sementara yang lain tetap.
Cara mencegah ular masuk ke rumah
Beberapa hal yang dapat Anda lakukan untuk mencegah ular masuk ke rumah Anda adalah:
Bersihkan rumah setiap hari
Dengan membersihkan rumah setiap hari, Anda dapat memastikan bahwa tidak ada area lembap di rumah yang mungkin mengundang ular. Ular menyukai tempat yang lembap.
Menjaga rumah bersih juga berarti menghindari tikus dan hewan kecil lainnya yang dapat memancing ular.
Bersihkan sampah
Untuk mencegah ular masuk ke rumah, rajin membersihkan sampah, baik di dalam maupun di luar.
Ketahui RS yang menyediakan anti bisa ular
Terakhir, sangat penting untuk mengetahui rumah sakit atau klinik terdekat yang memiliki anti bisa ular. Ini akan membantu Anda menghindari penyakit yang lebih parah jika Anda digigit ular di rumah Anda.
SUMBER KOMPAS.COM : 3 Perbedaan Ular Berbisa dan Tidak Berbisa